Harga Emas 4 Agustus 2025, Cek Sekarang!

Harga Emas Antam Tetap Stabil Pada Hari Ini
Harga emas logam mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam masih mengalami stagnasi pada perdagangan hari Senin (4/8/2025). Dengan demikian, harga emas tetap bertahan di level Rp1.946 juta per gram. Sementara itu, harga buyback hari ini menurun sebesar Rp1.000 menjadi Rp1.792 juta per gram. Harga buyback adalah harga yang ditetapkan oleh Antam saat membeli kembali emas logam mulia dari konsumen yang menjual ke Butik Antam.
Daftar Harga Emas Batangan Antam Per Hari Ini
Berikut ini adalah daftar harga emas batangan Antam per hari ini dalam berbagai pecahan:
- Harga emas 0,5 gram: Rp1.023 juta
- Harga emas 1 gram: Rp1.946 juta
- Harga emas 2 gram: Rp3.832 juta
- Harga emas 3 gram: Rp5.723 juta
- Harga emas 5 gram: Rp9.505 juta
- Harga emas 10 gram: Rp18.955 juta
- Harga emas 25 gram: Rp47.262 juta
- Harga emas 50 gram: Rp94.445 juta
- Harga emas 100 gram: Rp188.812 juta
- Harga emas 250 gram: Rp471.765 juta
- Harga emas 500 gram: Rp943.32 juta
- Harga emas 1.000 gram: Rp1.887 miliar
Harga jual emas tersebut belum termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP, potongan pajak yang dikenakan lebih tinggi yaitu sebesar 0,9 persen.
Emas Fisik sebagai Investasi Berisiko Rendah
Emas fisik merupakan salah satu instrumen investasi yang memiliki tingkat risiko rendah. Namun, setiap instrumen investasi memiliki karakteristik dan risiko yang berbeda-beda. Menurut perencana keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia, Andy Nugroho, emas fisik dapat dikategorikan sebagai investasi berisiko rendah karena pertumbuhan nilai emas cenderung lebih tinggi dibandingkan bunga bank. Namun, emas juga memiliki risiko yang cukup tinggi jika tidak dikelola dengan baik.
"Risiko rendah karena pertumbuhan nilai sudah lebih tinggi dibanding bunga bank, tapi juga fluktuatif, cukup likuid. Kenapa bisa juga dikategorikan risiko tinggi, karena mudah atau rawan hilang, dicuri. Di satu sisi dia sangat praktis, mudah dibawa-bawa. Tapi itu bisa dicuri," ujar Andy.
Selain itu, Andy menekankan bahwa masyarakat perlu memahami bahwa instrumen investasi berisiko rendah biasanya akan memberikan imbal hasil yang lebih kecil. Sebaliknya, jika mencari imbal hasil yang lebih besar, maka risikonya juga akan lebih tinggi. Prinsip "high risk high return" berlaku dalam investasi.
Cara Menghitung Keuntungan Investasi Emas
Untuk menghitung keuntungan berinvestasi emas, kamu bisa mencari selisih antara harga beli dan harga jual. Misalnya, jika kamu membeli emas Antam dengan harga Rp1.946 juta per gram dan kemudian menjualnya kembali dengan harga Rp1.792 juta per gram, terdapat selisih sebesar Rp154 ribu. Artinya, kamu harus menunggu sampai selisih harga melebihi harga beli agar meraih keuntungan.
Jika kamu membeli emas pada pagi hari dengan harga Rp1.946 juta, lalu ingin menjualnya sore harinya, kamu akan mengalami kerugian sebesar Rp154 ribu. Namun, jika kamu membeli emas hari ini dan menjualnya kembali lima tahun kemudian, kemungkinan besar kamu akan mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Oleh karena itu, emas sering disebut sebagai instrumen investasi jangka panjang.