ZMedia Purwodadi

Yoga Pria: Atasi Stres, Kurangi Kecanduan, dan Tingkatkan Kesehatan

Table of Contents
Featured Image

Kegiatan Yoga Massal untuk Pria di Surabaya

Pada Senin (4/8), sekitar 100 pria dari berbagai latar belakang profesi berkumpul di halaman terbuka Komplek Spazio Surabaya. Mereka melakukan yoga massal dalam suasana senja yang menenangkan. Kegiatan ini bukan sekadar latihan fisik biasa, melainkan bagian dari perayaan hari kemerdekaan. Tujuannya adalah untuk merayakan kebebasan, termasuk dari stres yang sering dialami oleh banyak pria.

Yoga untuk Lelaki yang Enggan Buka Diri

Menurut pelatih yoga dari studio Das ist Yoga, Budho Adhi Saddharmo, banyak pria enggan mengikuti kelas yoga karena malu bergabung dengan peserta perempuan. Padahal, gerakan-gerakan yang dilakukan hampir sama. Namun, ketika dibuat khusus untuk pria, mereka justru lebih nyaman dan terbuka. Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan psikologis dan emosional pria perlu diperhatikan dalam setiap aktivitas olahraga.

Redakan Tekanan dan Jaga Kesehatan Mental

Bodas menjelaskan bahwa yoga tidak hanya tentang fleksibilitas tubuh. Tujuan utamanya adalah membuka kesadaran, baik secara fisik maupun mental. Banyak pria mengalami stres karena tidak tahu cara mengatasi rasa kacau dalam diri. Melalui yoga, mereka bisa belajar untuk tenang, tidak mudah marah, serta lebih introspektif. Latihan pernapasan dan kontemplasi diri menjadi bagian penting dalam proses penyembuhan tersebut.

Kontrol Emosi dan Temperamen

Pria cenderung lebih cepat tersulut emosi dan menahan tekanan batin. Dengan rutin berlatih yoga, mereka bisa belajar untuk lebih sabar. Perlahan, mereka akan mampu menahan diri ketika emosi mulai memuncak. Meskipun prosesnya tidak instan, latihan fokus dan kesabaran menjadi kunci dalam perubahan perilaku ini.

Jalan Keluar dari Ketergantungan

Ada yang ikut kelas yoga dengan tujuan untuk berhenti dari kebiasaan buruk seperti merokok atau minum alkohol. Beberapa peserta bahkan ingin lepas dari ketergantungan obat-obatan. Mereka yang sudah sadar akan tetap berkomitmen mengikuti kelas. Sementara yang belum sadar, biasanya perlahan keluar dari kelas.

Dukungan dari Istri

Lucunya, sebagian besar peserta justru datang karena didorong oleh pasangan mereka. Awalnya mereka ditemani, dibawakan matras, bahkan meminjam matras dari istri. Setelah mencoba, mereka justru ketagihan. Pertanyaan yang sering muncul adalah: "Kapan ada lagi, Mas?" kata Bodas.

Tren yang Meningkat dan Antusiasme yang Tinggi

Kelas yoga outdoor ini menjadi yang pertama dan langsung ramai peserta. Awalnya hanya 40 orang, kemudian meningkat menjadi lebih dari 100. Sayangnya, jumlah peserta dibatasi karena keterbatasan tempat. Di masa depan, kegiatan ini akan diadakan rutin setiap bulan dengan konsep yang semakin menarik.

Merdeka dari Dalam Diri

Salah satu peserta, Dustin, mengaku baru pertama kali ikut yoga. Ia merasa seperti merdeka dari dalam dirinya sendiri. Dengan yoga, ia bisa lebih rileks. Menurutnya, di tengah tekanan kerja yang semakin kompleks, yoga kini menjadi pilihan realistis bagi pria untuk menjaga kesehatan jiwa dan kewarasan.

Kesadaran Baru tentang Kesehatan Pria

Graciella Gladys, koordinator acara dari komunitas Light of the Soul, menegaskan bahwa yoga bukan hanya soal gerakan. Lebih dari itu, ini adalah wadah bagi pria untuk pulih dari tekanan dan stres. Mereka juga bisa merasa stres, tapi sering dipaksa untuk terlihat kuat. Kegiatan ini memberikan ruang bagi pria untuk mereleksasi diri dan menjaga kesehatan mental mereka.