Arsenal Kecewa, Pemain Muda Tolak Bergabung dengan Arteta

Penolakan Jeremy Jacquet dari Arsenal, Perubahan Rencana Transfer
Arsenal, salah satu klub besar Liga Inggris, mengalami kekecewaan setelah pemain incarannya, Jeremy Jacquet, menolak tawaran untuk bergabung dengan The Gunners di bursa transfer musim panas ini. Pemain muda berusia 20 tahun ini memilih tetap bertahan di Rennes meskipun diincar oleh klub asal London.
Jeremy Jacquet, yang dikenal sebagai "The Next William Saliba", memiliki reputasi yang cukup baik di dunia sepak bola. Ia menolak ajakan Arsenal karena ingin menjaga komitmennya terhadap kontrak yang telah ia tandatangani bersama Rennes. Klub yang dikenal sebagai Les Rogues et Noirs itu bahkan memperpanjang kontrak Jacquet hingga 2029. Hal ini membuatnya akan tetap berada di Roazhon Park selama empat tahun ke depan.
Selain alasan kontrak, Jacquet merasa bahwa Rennes adalah tempat yang tepat bagi perkembangan karier dan peningkatan kemampuannya. Ia percaya bahwa pindah ke Arsenal akan menyebabkan keterlambatan dalam proses berkembangnya dirinya, karena kemungkinan besar ia akan lebih sering duduk di bangku cadangan.
Penolakan dari Jacquet ini memaksa Arsenal untuk melakukan perubahan rencana transfer mereka. Salah satu dampaknya adalah kemungkinan besar bahwa Jakub Kiwior tidak akan meninggalkan klub. Sebelumnya, Kiwior diketahui sudah menunjukkan keinginannya untuk pergi dari London Utara. Keinginan ini muncul karena ia lebih sering menjadi cadangan di Arsenal. Pemain berusia 25 tahun tersebut juga disebut-sebut mendapatkan perhatian dari beberapa klub di Italia. Namun, Arsenal memutuskan untuk menunda kepergiannya agar bisa mencari pengganti yang sepadan terlebih dahulu.
Sejauh ini, Arsenal telah berhasil mendatangkan bek baru bernama Cristhian Mosquera. Meski demikian, kehadiran Mosquera dinilai masih kurang memadai, terutama jika Kiwior benar-benar memutuskan untuk angkat kaki di musim panas ini.
Di sisi lain, Arsenal juga kehilangan pemain incarannya yang lain, yaitu Jorrel Hato. Bek muda berusia 19 tahun itu memilih menerima tawaran dari Chelsea, rival sekota Arsenal. Hal ini menambah tantangan bagi tim besutan Mikel Arteta dalam memperkuat lini belakang mereka.
Jeremy Jacquet sendiri digadang-gadang menjadi penerus William Saliba berkat penampilannya yang apik di musim 2024-2025. Di musim tersebut, ia sempat dipinjamkan ke tim kasta kedua Prancis, Clement Foot, selama setengah musim. Setelah tampil baik dengan mencatatkan 18 penampilan di segala ajang, ia kemudian kembali ke Rennes pada awal Februari 2025. Setelah dipulangkan, Jacquet menjadi andalan di lini belakang Rennes dengan 11 penampilan dan satu assist.
Meskipun mengalami penolakan dari Jacquet, Arsenal kabarnya akan terus mencoba peruntungan untuk mendatangkannya pada musim panas 2026. Kehadiran pemain muda seperti Jacquet menjadi prioritas bagi klub yang ingin memperkuat lini belakang mereka.