Jawaban Post Test PSE 1 PPG Tahap 2 2025: Usulan Pembentukan Satgas Anti Perundungan

Jawaban Post Test PSE 1 PPG Tahap 2 Tahun 2025
Berikut ini adalah jawaban dari post test PSE 1 PPG Tahap 2 tahun 2025 yang bisa menjadi referensi bagi guru-guru dalam memahami berbagai konsep pembelajaran. Modul ini mencakup empat topik utama, yaitu:
- Pentingnya Collaborative for Academic, Social, and Emotional Learning (CASEL)
- Peran Guru Sebagai Teladan
- Experiential Learning
- School Well-being
Pertanyaan 1: Membangun School Well-being
Dalam rangka membangun school well-being, Anda mengusulkan pembentukan Satuan Tugas (satgas) Anti-Perundungan. Awalnya, program ini disambut baik oleh para guru dan siswa hingga banyak di antara mereka mendaftarkan diri sebagai anggota satgas. Namun, tim dari perwakilan guru khawatir jika nantinya tidak dapat meluangkan waktu untuk membina dan menjalankan tugasnya di satgas karena beban mengajar yang tinggi. Kondisi ini juga dikhawatirkan akan berdampak pada efektifitas program-program yang akan dilaksanakan nantinya.
Melihat situasi ini, tindakan apa yang paling tepat?
Jawaban: C
Mengkaji ulang program dengan menyesuaikan kondisi para anggota agar tetap memiliki dampak dan berjalan efektif merupakan langkah terbaik. Hal ini memastikan bahwa semua pihak dapat berkontribusi tanpa merasa terbebani.
Pertanyaan 2: Proyek Experiential Learning
Sebagai guru matematika di sebuah SMA, Anda merancang proyek experiential learning dengan tema "Menganalisis Data dalam Kehidupan Sehari-hari". Siswa akan mengumpulkan data, menganalisisnya, dan mempresentasikan temuan mereka dalam bentuk laporan dan presentasi. Anda berencana melibatkan guru Bahasa Indonesia dan guru BK untuk membantu siswa dalam penulisan laporan dan keterampilan komunikasi serta kerja sama tim. Namun, beberapa guru di sekolah merasa proyek ini akan terlalu banyak melibatkan waktu di luar kelas dan khawatir mengganggu jadwal pembelajaran mereka.
Bagaimana Anda mengatasi situasi ini?
Jawaban: D
Mengadakan diskusi kolaboratif dengan guru terkait untuk menjelaskan manfaat lintas mata pelajaran dalam proyek ini, dan mengatur pembagian waktu agar tidak mengganggu agenda utama pembelajaran adalah solusi yang paling efektif. Ini memastikan semua pihak bisa terlibat tanpa merasa terbebani.
Pertanyaan 3: Praktik Bermain Peran (Roleplay)
Anda ingin mengajarkan konsep pertolongan pertama pada kecelakan kepada siswa kelas 4 SD. Anda meminta para siswa untuk berkelompok dan melaksanakan praktik bermain peran. Saat kegiatan berlangsung, banyak siswa bermain-main dan tidak memperhatikan arahan Anda. Beberapa bahkan menolak mengikuti instruksi Anda.
Apa tindakan yang paling tepat dalam situasi ini?
Jawaban: E
Menghentikan kegiatan roleplay serentak dan meminta siswa bergantian melakukan roleplay di depan kelas adalah cara yang efektif untuk mengembalikan fokus siswa. Hal ini membuat aktivitas lebih terstruktur dan terarah.
Pertanyaan 4: Ketidaksesuaian Antara Ucapan dan Tindakan
Pak Andi sering mengingatkan siswa untuk datang tepat waktu ke sekolah. Namun, belakangan ini banyak siswa yang memprotes karena Pak Andi sendiri sering datang terlambat. Alasan keterlambatannya adalah sedang merawat orang tuanya yang sakit. Siswa tidak mengetahui alasan tersebut, sehingga merasa ada ketidaksesuaian antara ucapan dan tindakan Pak Andi.
Jika Anda menjadi Pak Andi, bagaimana menyikapi para siswa?
Jawaban: E
Melakukan evaluasi diri dan mencari solusi alternatif agar bisa berkomitmen untuk datang tepat waktu ke sekolah adalah tindakan yang paling bijak. Ini menunjukkan kesadaran diri dan komitmen untuk menjadi contoh yang baik.
Pertanyaan 5: Konflik dalam Kelompok
Bu Indah memperhatikan bahwa Danu dan Ninda bertengkar akibat adanya perbedaan pendapat dalam tugas kelompok. Danu merasa Ninda selalu ingin mengambil alih semua keputusan, sementara Ninda merasa pendapat anggota lain tidak sesuai dengan intruksi tugas. Akibatnya, tidak ada yang ingin mengalah dan meminta maaf satu sama lain.
Apa tindakan yang sebaiknya dilakukan oleh Bu Indah agar Danu dan Ninda dapat menunjukkan keterampilan sosial dalam bekerja sama?
Jawaban: C
Menginisiasi sesi refleksi diri untuk para siswa dalam bekerja kelompok dan pentingnya mendengarkan dan menghargai satu sama lain adalah langkah terbaik. Hal ini membantu siswa memahami pentingnya kerja sama dan saling menghargai pendapat.