Jangan Pernah Taruh Benda Ini di Baki Keamanan Bandara

Tips Menghindari Kehilangan Ponsel di Area Keamanan Bandara
Proses pemeriksaan keamanan di bandara sering kali menjadi momok bagi sebagian pengguna jasa. Selain memakan waktu, proses ini juga bisa membuat kita lengah dan kehilangan barang penting. Salah satu kesalahan yang sering dilakukan adalah meletakkan ponsel langsung di baki (tray) saat pemeriksaan keamanan. Meski terdengar sepele, kebiasaan ini bisa menjadi penyebab utama hilangnya ponsel di bandara.
Banyak petugas keamanan dan traveler berpengalaman menyarankan agar ponsel tidak ditaruh langsung di baki keamanan. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa situasi di area keamanan sering kali kacau, terutama ketika seseorang terburu-buru mengambil barang, memakai sepatu, atau membereskan laptop. Dalam kekacauan ini, ponsel yang berukuran kecil dan mudah terlewat menjadi target empuk pencurian atau tertinggal begitu saja.
Beberapa pengalaman nyata menunjukkan bahwa banyak orang kehilangan ponsel mereka karena kesalahan kecil ini. Contohnya, seorang kreator TikTok dengan akun @travel.by.the.books pernah menceritakan pengalamannya saat ditegur oleh petugas TSA karena menaruh ponsel di baki. Petugas tersebut menyampaikan bahwa itu cara tercepat kehilangan ponsel. Menurut mereka, ponsel sering kali dicuri karena dibiarkan begitu saja dan mudah diambil saat antrean ramai.
Sementara itu, situs resmi TSA mencatat sekitar 90.000-100.000 barang tertinggal di checkpoint setiap bulan. Banyak dari barang tersebut, terutama ponsel dan elektronik, kemungkinan besar bukan sekadar "tertinggal", tapi memang dicuri. Pengguna TikTok lainnya, @mariah.olsen, juga berbagi kisahnya saat kehilangan ponsel di Bandara Internasional Miami setelah meletakkannya di saku tas. Saat tas melewati mesin X-ray, saku itu sudah kosong.
Langkah yang Harus Diambil Saat Melewati Pemeriksaan Keamanan
Untuk menghindari hal ini, sebaiknya simpan ponselmu di dalam tas tangan atau tas jinjing pribadi saat melewati pemeriksaan. Aturan TSA saat ini tidak lagi mewajibkan ponsel untuk dikeluarkan dari tas, kecuali ada permintaan khusus dari petugas. Sejak 2017, TSA telah menggunakan teknologi pemindai 3D yang memungkinkan mereka memeriksa isi tas tanpa harus mengeluarkan ponsel. Hanya perangkat elektronik yang lebih besar seperti laptop dan tablet yang perlu dikeluarkan.
Penumpang dengan fasilitas TSA PreCheck biasanya tidak perlu mengeluarkan perangkat apapun sama sekali. Jadi, penting untuk memahami aturan ini agar tidak terjebak dalam situasi yang tidak diinginkan.
Jika Ponsel Terlanjur Hilang
Jika ponsel terlanjur hilang, segera kembali ke titik pemeriksaan jika masih berada di dekat area tersebut. Petugas sering menyimpan barang yang tertinggal dalam hitungan menit. Kunjungi situs Lost and Found TSA, masukkan nama atau kode bandara, dan isi laporan sedetail mungkin.
Jika kamu mencurigai pencurian, laporkan ke polisi bandara dan hubungi operator seluler untuk memblokir atau menghapus data di ponsel dari jarak jauh. Gunakan fitur Find My iPhone atau Find My Device untuk mencoba melacak lokasi terakhir ponsel Anda.
TSA biasanya menyimpan barang elektronik selama minimal 30 hari. Jika ditemukan, ponsel bisa diambil langsung, diwakilkan, atau dikirim ke alamat kamu dengan biaya kirim ditanggung pemilik. Namun, jika tidak diklaim dalam waktu tersebut, perangkat bisa dihapus datanya atau dimusnahkan untuk melindungi informasi pribadi.