Menteri Perhubungan Pemeriksaan Kelaikan Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta

Inspeksi Kelaikan Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi melakukan inspeksi kelaikan sejumlah pesawat udara di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta). Tujuan dari inspeksi ini adalah untuk memastikan bahwa standar keselamatan dan kelayakan operasional penerbangan tetap terjaga.
Dalam kunjungannya, Menhub bersama para inspektur dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara melakukan pengecekan langsung terhadap fisik dan mesin pesawat, pilot, personel serta kelengkapan dokumen penerbangan. Ia menjelaskan bahwa tujuan utama dari inspeksi ini adalah untuk memastikan bahwa semua aspek dalam operasional penerbangan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Beberapa pesawat yang diinspeksi antara lain milik maskapai PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk., PT Super Air Jet, PT Batik Air, dan PT Citilink Indonesia. Menhub menekankan pentingnya kepatuhan seluruh maskapai terhadap peraturan yang berlaku, termasuk dalam hal penggunaan komponen pesawat yang harus sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh pabrik maupun pemerintah.
Jika ditemukan adanya ketidaksesuaian selama inspeksi atau ramp inspection, Menhub memerintahkan para inspektur agar tegas dalam melarang pesawat tersebut untuk terbang. Kementerian Perhubungan menegaskan bahwa aspek keamanan dan keselamatan penerbangan tidak boleh dianggap remeh.
Untuk itu, Menhub memerintahkan jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Udara melakukan inspeksi kelaikudaraan secara periodik dan sesuai dengan standar operasional prosedur. Selain itu, ia juga menginstruksikan jajarannya untuk terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terkait seperti maskapai, pengelola bandara, Airnav, BMKG, kepolisian, serta TNI. Koordinasi ini bertujuan untuk memastikan kelancaran dan keamanan penerbangan di dalam negeri.
Menhub menyampaikan harapan bahwa kolaborasi dan koordinasi antar pihak dapat menciptakan perjalanan udara yang aman, nyaman, serta lancar. Setelah melakukan inspeksi kelaikan pesawat, Menhub juga melakukan peninjauan terhadap Terminal 1C Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang saat ini sedang dalam proses revitalisasi.
Ia menyatakan bahwa pembangunan terminal berjalan lancar dan sesuai rencana. Proses revitalisasi Terminal 1C menunjukkan hasil yang menggembirakan. Menhub berharap terminal ini dapat segera dioperasikan secara parsial guna meningkatkan pelayanan bagi pengguna jasa penerbangan.
Revitalisasi Terminal 1C Bandara Internasional Soekarno-Hatta diperkirakan akan selesai pada akhir 2025. Terminal ini akan digunakan oleh beberapa maskapai seperti Citilink dan Batik Air. Dengan selesainya proyek ini, diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kenyamanan layanan penerbangan di bandara terbesar di Indonesia.